Selasa, 1 Januari 2019

Kebaktian Tahun Baru

MELAYANI TUHAN DAN SESAMA MANUSIA

                                               Ep.    Matius 25: 40

         Di awal tahun 2019 ini, Tuhan Yesus melalui FirmanNya pada nats ini mengingatkan kita untuk melayani saudara-saudara kita kelompok rentan atau yang berkekurangan sebagai wujud dari kesetiaan kita mengasihi Tuhan Yesus dengan sepenuh hati. Segala sesuatu yang kita lakukan kepada mereka yang berkekurangan itu, berarti juga gambaran perbuatan kita terhadap Tuhan Yesus. Kita acuh kepada mereka berarti juga kita acuh kepada Tuhan Yesus. Kita mengasihi dan berbuat yang baik kepada yang berkekurangan itu, berarti kita mengasihi dan melayani Tuhan Yesus.

Perintah Tuhan Yesus itu sangat jelas. Memberikan  makan yang kelaparan, memberikan minum yang kehausan, menolong orang musafir dan anak jalanan, melawat orang sakit dan tahanan di penjara. Kelompok rentan ini perlu mendapat dukungan dan pelayanan dari orang-orang percaya, terutama untuk membangkitkan pengharapan dan meneguhkan iman percaya mereka kepada Tuhan Yesus, supaya tidak jatuh kepada keputusasaan. Dengan tetap percaya kepada Tuhan Yesus kita  selalu berpengharapan serta optimis mampu menanggung beban dan memenangkan segala penderitaan.

Dibekali dengan semangat Firman Tuhan hari ini, marilah pada awal tahun 2019 ini kita memberikan komitmen untuk meningkatkan pelayanan marturia dan diakonia kepada Saudara-saudaranya Tuhan Yesus, yang juga saudara-saudara kita, yaitu kelompok masyarakat rentan tersebut. Dengan mengasihi dan melayani mereka, berarti juga kita mengasihi dan melayani Tuhan Yesus, Penebus dan Juruselamat kita.  Yesus sendiri telah berfirman: “Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” (Yoh. 15: 12). Marilah kita berkomitmen melaksanakan perintah Tuhan ini.

Doa  :     Terima kasih Tuhan Yesus telah mengingatkan kami untuk mengasihi dan melayani sesama kami manusia, sebagai wujud pelayanan kami kepadaMu. Amin. (PJS)

 

YESUS MEMBERITAKAN TAHUN RAHMAT

Ev .  Lukas 4: 16-21

        Kita baru saja mengikuti serangkaian ibadah Natal, berpesta merayakan kelahiran Tuhan Yesus sebagai manusia. Yesus, Tuhan, dari tempat yang maha tinggi rela turun ke bumi menjadi manusia untuk membawa missi memberitakan tahun Rahmat, yaitu bahwa Tuhan Yesus datang membawa kasih karunia kepada seluruh umatNya yang telah jatuh pada lumpur dosa; kasih karunia itu diberikan dengan membebaskan orang-orang yang tertindas dan tawanan dosa.

Manusia sudah terlalu lama tertindas ditawan oleh dosa. Sejak Hawa dan Adam jatuh berbuat dosa, keinginan manusia itu untuk berbuat dosa terus diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya. Tuhan mencoba memurnikan manusia itu dengan mendatangkan air bah. Ternyata setelah air bah, turunan Nabi Nuh juga jatuh dalam dosa. Melalui para nabi, Tuhan  dengan berbagai cara menyerukan supaya umat manusia segera bertobat dari dosanya dan melakukan perintah Tuhan, namun tidak ada manusia yang mampu dari dirinya sendiri untuk keluar dari kungkungan dosa itu.

Oleh sebab itu, Tuhan sendiri dalam diri Yesus yang harus turun menjadi manusia. Dia menjadi besar dan tidak melakukan dosa, rela memikul hukuman atas dosa-dosa kita umat manusia. Jadi berita tahun Rahmat itu adalah bahwa Yesus, Tuhan, telah datang ke bumi sebagai manusia dan telah mati disalibkan memikul dosa-dosa umat manusia. Dia mati sebagai tebusan atas dosa-dosa kita sehingga kita sekarang ini beroleh Rahmat keselamatan. Sebagai orang yang telah dilepaskan dari tawanan atau kungkungan dosa, marilah kita jalani tahun 2019 ini, sebagai tahun rahmat Tuhan; marilah menjadi saluran berkat bagi saudara-saudaraNya Tuhan Yesus yang berkekurangan dalam kehidupan jasmani dan rohaninya.

Doa  :     Terima kasih Tuhan telah datang ke bumi menyelamatkan kami dari hukuman atas dosa-dosa kami. Berilah rahmat-Mu bagi kami juga sepanjang tahun 2019 ini. Amin. (PJS)

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.