Sabtu, 22 Desember 2018

BERTUMBUH DALAM KEKUDUSAN

Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudusNya (1 Tesalonika 3:13)

Ibr.  4:1-3                        BE. 591:1                                   Yoel 1:2-7

          Kasih Tuhan yang bertumbuh di dalam hati kita tidak terjadi begitu saja. Pertumbuhannya menuntut usaha dari pihak kita.  Kita harus menanam dan memupuk kasih itu di dalam hati kita dan mempunyai kekuatan untuk melawan godaan si iblis sehingga tidak bercacat sampai kedatangan Tuhan Yesus. 

Meningkatkan pertumbuhan kasih Tuhan dalam hati kita dengan kekudusan, sama seperti menjaga dan memelihara sebuah taman. Kita harus menjaga tanaman-tanaman kecil yang kita tanam tersebut agar bisa bertumbuh dengan baik dan akhirnya bisa berbuah. Ini merupakan refleksi keteguhan Iman sampai pada waktu kedatangan Tuhan Yesus. Demikian juga dengan buah dari kasih Tuhan;  kita harus menyirami kasih Tuhan di dalam hati kita dengan menyediakan waktu untuk bersekutu dalam Doa dan merenungkan firmanNya sehingga kita memperoleh kekudusan hati.

                Agar kasih itu dapat bertumbuh dengan bebas, taman hati kita harus terbebas dari ilalang egoisme. Kita tidak boleh mengeraskan hati.  Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menye-rahkan nyawaNya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?”  (1 Yoh. 3:16-17).  Hal ini benar adanya.  Bagaimana kasih Tuhan bisa ada di dalam diri kita jika kita tidak berbelas kasih kepada saudara kita yang menderita dan membutuhkan pertolongan?. Kita harus menjaga kekudusan hati kita dan tetap mengasihi.

Doa:       Ya Tuhan kuatkanlah hati kami supaya kami hidup di dalam kekudusan dan di dalam KasihMu. Amin. (SSi) 

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Sabtu, 22 Desember 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.