Senin, 17 Desember 2018

MENANTIKAN KEDATANGAN YESUS KEDUA KALINYA

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Lukas 21:33)

1 Tes. 5:1-10                   BE. 594:2                              Yes.  52:1-6

            Dalam konteks keagamaan, salah satu topik yang sering menjadi pembicaraan orang banyak adalah hari kiamat. Tahun 2012, masyarakat dunia digemparkan oleh nubuatan kodeks kiamat 12/21/12 dari suku Maya. Isu ini muncul dari buku Lawrence E. Joseph yang berjudul “Apocalypse 2012”. Belum lama ini sutradara Vic Armstrong membuat film dengan tema serupa dari karya novelis Tim Lahaye dan Jerry B. Jenkins yang berjudul “Left Behind”. Penyebaran berita itu seperti virus ebola, membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah ini ‘tanda’ akhir zaman?

                Mengenai hari kiamat, Yesus sudah menyampaikan secara jelas. Tafsiran Yesus sangat berbeda dengan pemahaman orang Yahudi. Yahudi memahami mesias secara duniawi, maka Yesus memahami mesias secara rohani. Karena Yesus telah memenangkan dunia ini lewat pengorbananNya, maka Dia yang paling berhak menghakimi setiap manusia. Memang tidak ada yang tahu kapan hari Tuhan datang. Karena itulah, kita seyogianya belajar wawas diri dengan cara berdoa, menjaga hati tetap fokus pada kehendakNya (34-36). Kalau kiamat tiba, tiada lagi kesempatan bagi kita memberitakan
Injil Kristus kepada siapa pun.

                Kita yang hidup pada masa kini juga sedang berada dalam masa penantian kedatangan Kristus yang kedua kali. Bila anda telah percaya kepada Kristus, bersyukurlah dan hiduplah terus dalam pengharapan dan kesetiaan kepada Dia. Perwujudannya dimulai dalam semangat pembaruan diri agar menjadi lebih baik. Dengan demikian. langit dan bumi yang baru sungguh nyata dalam hidup setiap orang.

 Doa:    Ya Tuhan Yesus, nyatakanlah kiranya KerajaanMu agar aku semakin memahami rahasia cintaMu.  Amin. (LPH)

 

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Senin, 17 Desember 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.