Minggu, 16 Desember 2018

Minggu Advent Ketiga

KESELAMATAN KITA TELAH DISEDIAKAN

Ep.   Lukas  13:23-30

            Yesus melayani dari kota ke kota dan dari desa ke desa. Suatu waktu seseorang bertanya kepada Yesus: Sedikit sajakah orang yang diselamatkan? Sedikit itu berapa, tidak jelas. Pertanyaan ini muncul dari suatu pemahaman bahwa yang diselamatkan hanyalah orang Yahudi, sedang bangsa lain tidak. Yesus tidak menjawab apakah sedikit atau banyak. Yang pasti keselamatan itu ada dan tersedia buat semua orang. Yesus sepertinya ingin menyatakan jangan tanya siapa dan berapa orang yang akan selamat, tetapi percayalah supaya engkau sendiri  selamat.  Yesus menjelaskan keselamatan itu diperoleh melalui perjuangan iman. Pintu keselamatan itu sesak. Karena itu, banyak yang berusaha masuk melalui pintu itu tetapi gagal masuk.

                Lebih parah lagi bila pintu itu telah ditutup oleh tuan rumah, maka tidak bisa lagi orang masuk. Tidak ada pengecualian karena pernah makan bersama dengan tuan rumah, pernah diajar oleh tuan rumah. Pokoknya, tuan rumah tidak lagi mengenal mereka dan mengusir mereka. Dari uraian di atas  jelas, keselamatan itu ada dan bukan hanya untuk orang Yahudi, tetapi untuk semua orang yang berusaha berjuang dalam iman. Berjuang dalam iman adalah suatu penderitaan yang harus dilalui dan dimenangkan.

                Keselamata itu telah disediakan oleh Yesus yang lahir dan mati di kayu salib 2000-an tahun yang lalu kepada semua orang percaya termasuk kita. Masalahnya, apakah kita ingin memperoleh keselamatan itu? Kalau ”ya” berusahalah dengan perjuangan iman, perjuangan yang penuh penderitaan, dan harus dimenangkan. Percayalah hanya kepada Yesus, tuan rumah dan pintu keselamatan itu; akuilah hanya Yesus satu-satunya Juruselamatmu, dan lakukanlah kehendakNya sepanjang  perjalanan hidupmu.

Doa  :     Bapa kami di sorga! Kami adalah orang yang berdosa. Karena itu, ampunilah dosa-dosa kami agar kami layak memperoleh keselamatan daripadaMu.  Amin. (WM)

 

BERTOBATLAH AGAR ENGKAU DIPULIHKAN

Ev.   Hosea 14:2-9

          Walaupun bangsa Israel umat pilihan Allah, Allah tetap menghukum mereka bila mereka bersalah atau berdosa kepada Allah. Hukuman Allah adalah manifestasi Allah akan kasihNya kepada mereka. Tujuannya ialah agar mereka mengenal dosa-dosanya, menyesal akan dosa-dosanya, dan sujud memohon pengampunan dan pemulihan dari Allah, dan agar mereka  memperoleh keselamatan. Salah satu kata kunci adalah mereka harus bertobat, berbalik ke jalan Allah, ke jalan kebenaran. Apakah mereka berdosa kepada Allah? Mereka berdosa, karena mereka lebih mempercayai pertolongan Asyur atau Mesir daripada pertolongan Allah. Allah sangat mengasihi mereka. Allah selalu bertindak dalam sejarah perjalanan hidup mereka. Karena Allahlah yang melepaskan mereka dari perbudakan Mesir dan tawanan Babel?

Itulah sebabnya, Allah melalui nabi Hosea mengundang mereka untuk bertobat. Mereka tergelincir karena kesalahan, dosa mereka. Bila mereka bertobat, Allah menjanjikan pemulihan bagi mereka karena kasihNya. Mereka akan memperoleh berkat damai sejahtera dalam bentuk kesuburan tanah, hasil produksi pertanian yang melimpah. Dan yang lebih penting lagi, Allah akan melindungi mereka.

Kita juga adalah orang berdosa (Rm. 3:23) dan hukumannya adalah maut (Rm. 6:23). Tetapi Allah mengasihi kita. Anaknya Yesus Kristus telah lahir dan mati di kayu salib 2000-an tahun yang lalu untuk menebus dosa kita, kemudian bangkit dari antara orang mati. Melalui pengorbanan Tuhan Yesus tersebut, keselamatan telah disediakan Tuhan kepada seluruh dunia, termasuk buat kita; tetapi yang beroleh keselamatan hanya orang yang percaya kepada Yesus. Karena itu, kita harus bertobat agar kita dipulihkan Allah.

Doa  :     Ya Tuhan! Berikanlah kemauan dan kemampuan kepada kami, agar kami bertobat, berbalik ke jalan Allah, jalan kebenaran, supaya kami beroleh pemulihan. Amin. (WM)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Minggu, 16 Desember 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.