PERJANJIAN ABADI ALLAH DENGAN UMAT

Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, maka kamu akan hidup! Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud (Yesaya 55:3)

Yes. 11:1-3                    BE. 45:5                           2 Sam. 7:8-16

          Nats ini mengatkan kembali tentang janji setia Allah kepada umatNya Israel. Dikatakan: “Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu, menurut kasih setia yang teguh”. Janji Allah tidak berobah dari dahulu, sekarang dan sampai selama-lamanya. Penggenapan janji Allah kepada umatNya Israel adalah kehadiran Allah di dalam kehidupan manusia dari zaman ke zaman.

                Bangsa-bangsa boleh berlalu, Raja-Raja boleh berganti tetapi umat Israel kekal sampai selama-lamanya. Mesir Kuno, Pilistin, Assuria, Babel, Persia, Yunani, Romawi, Binzantium, Ottoman, Nazi Jerman, Uni Soviet telah hilang dari peta bumi, tetapi bangsa Israel masih hadir sesuai dengan janji Tuhan pada Yehezkiel 36: 24 mengatakan: “Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu“. Janji itu digenapi Tuhan dengan berdirinnya Israel pada tanggal 14 Mei 1948. Allah setia dengan janjiNya, juga janjiNya kepada kita yang percaya kepada Yesus Kristus.

                Janji Tuhan untuk meyelamatkan manusia, digenapi dalam kelahiran Yesus Kristus yang sebentar lagi kita pestakan. Tuhan datang ke dunia ini untuk menebus dosa-dosa manusia, supaya siapa yang percaya kepadaNya diselamatkan dan menjadi anak-anak Allah. Oleh karena itu jadilah terang di itengah-tengah kegelapan manusia dan menjadi garam yang membawa keindahan di tengah-tengah kehidupan sehari-hari. Beritakanlah sukacita itu kepada bangsa-bangsa.

 Doa : Terima kasih Tuhan atas janji setiaMu telah menyelamatkan kami melalui pengorbanan Yesus Kristus. Kuatkan kami untuk tetap setia kepadaMu. Amin. (TSH)