MENYAMBUT RAJA ADIL DAN JAYA

Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda (Zakharia 9:9b) 

Yes. 25:6-9                      BE. 43:3                               Zak. 13:1-2

            Kitab Zakaria adalah kitab nubuatan, yang menubuatkan kehi-dupan masa depan yang lebih baik. Nubuatan ini adalah bagian dari rencana keselamatan Allah untuk umatNya. Itu sebabnya di awal ayat ini Zakaria mengajak umat Tuhan: Bersorak-soraklah dengan nyaring hai putri Sion, bersorak-soraklah hai puteri Yerussalem. Tuhan menghendaki setiap umatnya bergembira. Karena Tuhan, akan memberikan kepadamu apa  yang diinginkan hatimu” (Maz. 37:4). Nats ini mengadung sebuah kesaksian, himbauan untuk turut serta menyak-sikan kebesaran rahmat Tuhan.

                Alasan bergembira ialah karena “Rajamu” telah datang. Keha-diran Raja tersebut menjadi sumber dan alasan kita bersukacita. Raja yang akan datang itu adalah raja yang baik dan lemah lembut, bijak dan penuh kuasa. Raja itu membawa kabar baik yang ditandai dengan kendaraan seekor keledai, yang selalu diartikan membawa khabar damai, bukan duduk di atas kuda yang  menggambarkan peperangan. Nubuatan Zakaria ini telah digenapi ketika Yesus memasuki kota  Yerusalem. Dialah raja damai, yang mendamaikan manusia yang penuh dosa dengan Allah yang kudus.

                Kita telah memasuki minggu adven. Mengingatkan kita akan kedatang raja Damai itu yaitu Yesus anak Allah yang lahir di Betlehem. Dialah raja damai. Minggu advent ini mengingatkan kita untuk menerima Dia raja Damai itu. Tetapi sekaligus mengingakan umatNya Dia akan datang untuk menghakimi dunia ini, mari kita sambut Dia dengan iman dan sukacita teguh.

 Doa  :     Tuhan Yesus datanglah segera. Penuhilah hati kami masing-masing dengan kedamaian yang sempurna dari padaMu. Amin. (ARP)