Minggu Advent Pertama

PENGHARAPAN AKAN DATANGNYA MESIAS

Ep.   Wahyu 22: 16-20

           Tuhan Yesus mengatakan bahwa “Sesungguhnya Aku akan datang segera dan Aku membawa upahKu untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota” (Why.22:12+14). Dia akan datang kembali untuk menjemput orang-orang yang percaya kepadaNya. Setiap orang percaya diibaratkan sebagai mempelai wanita hendaknya mengatakan “Marilah”. Artinya mempelai wanita sudah siap menyambut Tuhan Yesus untuk bersama-sama masuk ke Yerusalem yang baru.

Sorga adalah tujuan orang yang percaya kepada Yesus. Kewargaan kita adalah kewargaan Sorgawi. Betapa indahnya pergi bersama Yesus ke Yerusalem yang baru dimana disana tidak ada lagi isak tangis dan dukacita. Kehidupan kita di dunia ini hanya bersifat sementara sebagai utusan Kristus untuk melakukan perintahNya supaya makin banyak yang datang kepada Yesus.

Kita diingatkan  melalui perkataan-perkataan nubuat dari Alkitab ini: Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka yang tertulis dalam kitab ini. Dan jika seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus. Artinya apa yang disampaikan dalam nubuat ini betul-betul akan terjadi karena itu, marilah kita yang percaya tekun menungggu kedatanganNya dengan melakukan perintahNya. Kita sambut kedatangan Tuhan Yesus dengan mengatakan: Amin datanglah Tuhan Yesus. 

Doa  :     Terimakasih Tuhan Yesus karena Engkau pasti akan datang untuk menjemput kami yang percaya kepadaMu. Tuntun kami agar pelita kami senantiasa menyala didalam penantian kedatanganMu. Amin. (RP)

 

PENGHARAPAN AKAN DATANGNYA MESIAS

Ev.   Bilangan 24: 15-17

           Umat Israel sudah mendekati tanah perjanjian. Mereka memasuki tanah Moab yang nama rajanya Balak. Lalu Balak dan seluruh orang Moab sangat ketakutan karena sudah mendengar apa yang telah dilakukan orang Israel terhadap orang Amori (Bil. 22:2). Juga orang Moab mendengar bagaimana Allah orang Israel melakukan mujizat-mujizat yang luar biasa waktu menyertai mereka selama 40 tahun dalam perjalanan di gurun Sinai. Lalu Balak memohon bantuan Bileam untuk mengutuki orang Israel karena Balak tahu siapa yang diberkati Bileam akan beroleh berkat dan siapa yang dikutuki Bileam akan kena kutuk.

Agar rencananya itu dapat terlaksana, Balak menjanjikan upah yang sangat besar kepada Bileam. Tetapi rancangan Tuhan untuk membawa umatNya masuk ke tanah Kanaan tidak boleh terhalang. Apa yang sudah dijanjikan Tuhan pasti terjadi. Bileam bukan mengutuki umat Israel malahan memberkatinya sehingga Balak sangat marah dan mengusir Bileam. Bileam mengatakan sekalipun Balak memberikan kepadaku emas, perak aku tidak sanggup melawan perintah Tuhan. Mengapa Bileam melakukan itu karena dia telah melihat bintang terbit dari Yakub dan tongkat kerajaan timbul dari Israel (17).

                Kita diingatkan di minggu Advent ini yaitu minggu penantian akan datangnya Tuhan Yesus kembali, untuk senantiasa melakukan apa yang diperintahkan Tuhan kepada kita. Godaan berupa  harta yang luar biasa besarnya seperti yang dialami Bileam  jangan membuat kita tidak setia. Kita diminta untuk setia menyambut kedatangan Yesus dan dengan setia melakukan apa yang berkenan di hatiNya. Dia pasti datang karena itu mari kita bekerja dengan sunguh-sungguh selagi hari masih siang untuk memberitakan Injil.

 Doa  :     Tuhan, tuntun kami untuk melakukan perintahMu membe-ritakan Injil keselamatan supaya makin banyak jiwa yang menyambut kedatanganMu. Amin. (RP)