NYANYIAN SYUKUR ATAS KESELAMATAN

Pada waktu itu engkau akan berkata: “Aku mau bersyukur kepa-daMu, ya Tuhan, karena sungguhpun Engkau telah murka terhadap aku: tetapi murkaMu telah surut dan Engkau menghibur aku” (Yesaya 12:1)

Luk. 3:1-6                       BE. 246:1                               Mzm. 1:4-6

         Sebelum nats ini, di pasal 11 ayat 1-10 dinubuatkan tentang ”Raja Damai yang akan datang” dan di ayat 11-16 dinubuatkan tentang

”Sisa-sisa Israel akan kembali”.  Nats ini menggambarkan umat Tuhan yang bersukacita dan bersyukur, tatkala menikmati persekutuan bertemu dengan Tuhan Allah yang menyelamatkan mereka.

                Firman Tuhan berkata ”Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup kekal di dalam Kristus Yesus Tuhan kita” (Roma 6:23). Kita adalah manusia berdosa, yang layak dimurkai Allah dan dihukum dalam kematian kekal di neraka. Tetapi, kita bersyukur kepada Allah yang menunjukkan kasih dan keadilanNya di dalam Yesus Kristus Allah yang menjadi manusia, yang rela berkorban mati di kayu salib menjalani hukuman atas dosa kita supaya kita boleh diselamatkan. Dan anugerah hidup kekal ini hanya dapat kita peroleh karena iman.

                Kita manusia berdosa yang tidak layak untuk masuk surga, tetapi menjadi dilayakkan karena penebusan Yesus atas dosa-dosa kita. Sebab itu sepatutnya kita bersyukur untuk anugerah keselamatan kita. Bahkan sudah seharusnya kita berdoa untuk menantikan dalam iman dan pengharapan kedatangan kembali Tuhan Yesus dalam pemerintahan kekalNya, dan di hari itu kita akan menyayikan pujian ini: ”Aku bersyukur kepadaMu, ya Tuhan, karena sungguh pun engkau telah murka terhadap aku, tetapi murkaMu telah surut dan Engkau menghibur aku.” Sorga menjadi milikku semata-mata oleh anugerahMu. Terpujilah Engkau, Tuhan Yesus! 

Doa:       Terima kasih Tuhan Yesus untuk keselamatan yang kami peroleh karena anugerahMu. Tuntun kami senantiasa bersyukur dan memuliakanTuhan.  Amin. (TAS)