Sabtu, 24 November 2018

HATIKU PERCAYA KEPADA TUHAN

Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya (Mazmur 28:7a)

2 Tim. 4:5-8                      BE. 86:1                         Why. 18:11-20

          Bagaimana sikap kita menghadapi pergumulan? Pemazmur Daud memberikan kesaksiannya bahwa ia pernah sangat bergumul menghadapi perbuatan orang-orang yang berhati jahat (Ayat 3-5). Ia menyikapi pergumulannya dengan berdoa kepada Tuhan memohon keselamatan. Daud berdoa kepada Tuhan karena hatinya percaya kepada Tuhan. Karena hatinya percaya kepada Tuhan, maka Daud mempercayakan seluruh hidupnya kepada Tuhan. Dia mengan-dalkan Tuhan sebagai kekuatan dan perisai, sehingga dia merasa dikuatkan dan dilindungi, dan Tuhan memang melindunginya. 


Kita pun dapat meneladani sikap Daud dalam menghadapi pergumulan. Kita mempercayakan seluruh hidup kita kepada Tuhan; kita andalkan Tuhan sebagai kekuatan dan perisai kita karena “hati kita percaya kepada Tuhan.” “Hati yang percaya kepada Tuhan” dihasilkan dari pendengaran dan penerimaan kita akan Firman Tuhan yang merupakan Kabar Baik. Kabar Baik itu adalah bahwa Tuhan Allah, Pencipta alam semesta ini sangat mengasihi kita semua orang yang berdosa. Dia telah menunjukkan kasihNya melalui Yesus Kristus yang telah menggantikan kita menanggung hukuman atas dosa-dosa kita.
Dia telah mati, dan bangkit dari dunia orang mati, dan naik ke Surga.

        Dengan demikian, setiap orang berdosa yang percaya kepada Yesus Kristus telah berdamai dengan Tuhan dan diterima sebagai anak Tuhan dan pewaris hidup yang kekal. Kebenaran ini kita tanggapi dengan hati percaya kepada Tuhan. Jadi, bukan sekedar percaya bahwa Tuhan itu memang ada. Tetapi kita harus rela mempercayakan seluruh hidup kepadaNya, baik ketika hidup maupun menjelang mati.

Doa  :     Tuhan, syukur atas kasih setiaMu telah menyelamatkan kami. Tolonglah kami melalui Roh Kudus supaya hati kami tetap percaya kepadaMu. Amin. (PSW)

 

About the author: bksmarturia

Leave a Reply

Your email address will not be published.