Sabtu, 10 November 2018

BAHAGIA DI HADAPAN TUHAN

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang (Lukas 12:43)

1 Kor. 9:16-18                   BE. 174:2                       Yes. 50:4-5
       

         Yesus mengatakan seseorang akan berbahagia bila dia tekun bekerja sampai pada saat pimpinannya kembali dari perjalanan, karena, pertama, banyak orang tidak sungguh-sungguh bekerja pada saat ditinggalkan oleh pimpinannya. Berarti hasil kerjanya akan menjadi kecil, dan akan mendapat penilaian buruk dari pimpinannya. Sebaliknya orang yang terus dan tekun bekerja walau ditinggal oleh pimpinan, hasilnya akan besar, dan akan mendapat penghargaan dari pimpinan, sehingga mendatangkan rasa sukacita dan kebahagiaan.

                Kedua, banyak orang yang merasa membosankan atau tidak nyaman menantikan kedatangan pimpinanya. Tidak ada sukacita. Jadi bila seorang pekerja dapat terus bekerja dalam menantikan kedatangan pimpinannya, maka hal ini harus dilihat sebagai suatu keberhasilan yang membahagiakan. Pimpinan akan menghargainya dan memberikan apresiasi. Seseorang mampu bertahan tekun bekerja sampai akhir, karena yakin akan memperoleh penghargaan yang membahagiakan.

                Demikian jugalah kita dalam menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, kita harus tekun memelihara iman keper-cayaan kita, tidak menjadi lemah; supaya pada akhirnya kita akan beroleh mahkota kehidupan kekal. Seperti Firman mengatakan: “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah” (Yes. 40:31). Kita harus tekun melakukan tugas pelayanan kita, selagi Tuhan masih memberikan nafas kehidupan dan kekuatan sebagai kesempatan untuk melayani.

Doa   :    Tuhan, teguhkanlah iman kami, untuk terus hidup dalam kebenaran FirmanMu dan tetap setia melayani Tuhan dan sesama kami manusia. Amin. (PJS)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Sabtu, 10 November 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.