MENGIKUT YESUS DAN MEMIKUL SALIBNYA

Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya (Markus 8:35)

Efs. 3:7-9                     BE. 238:6                        1 Taw. 16:23-29

           Untuk memikul salib Tuhan Yesus, diperlukan kerelaan dan kesediaan hati kita, apakah salib itu berupa kesusahan atau kedukaan. Kita diharapkan siap-sedia berjuang demi kebenaran, meskipun tindakan itu mendatangkan penghinaan atau aniaya. Dunia tidak menerima Dia dan dunia pun tidak akan menerima kita bila kita menyatakan diri sebagai pengikut Kristus sejati (Yoh 17:14). Banyak orang mengikut Kristus hanya untuk mendapatkan sesuatu kebutuhan duniawi. Yesus berkata: “Kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang (Yoh 6:26). Itulah sebabnya Yesus menuntut syarat untuk menjadi muridNya yang sejati, harus rela memikul salib, rela mmenderita karena percaya Yesus.

                Memang tidak mudah menjadi seorang pengikut Kristus. Banyak orang yang membenci dan ingin menyingkirkan pengikut Yesus. Banyak orang Kristen hidup hanya bagi dirinya sendiri dengan memuaskan hawa nafsunya dan berusaha menyelamatkan nyawanya. Tetapi orang yang berbuat demikian itu akan kehilangan nyawanya. Banyak orang Kristen keliru memaknai menjadi pengikut Kristus, yaitu otomatis menjadi sejahtera, hidup berkelimpahan dan mendapatkan kedamaian.

                Yang benar adalah mengikut Kristus akan menghadapi banyak tantangan. Namun dengan tetap percaya kepada Tuhan Yesus, kita diberi kuasa dan dimampukan menghadapi segala tantangan tersebut, sehingga kita menjadi pemenang. Setiap orang yang mampu bertahan dalam pende-ritaan karena Yesus akan beroleh mahkota kehidupan (Yak. 1:12).

Doa  :     Tuhan, ajarlaj kami yang telah ditebus dengan darahMu berkomitmen setia memikul salib demi namaMu, supaya kami beroleh mahkota kehidupan kekal. Amin. (BSS)