Sabtu, 3 November 2018

MEMBERI DENGAN HATI YANG TULUS

Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah (2 Korint 9:12)

 1 Pet. 3:12-14                    BE. 197:1                              Ul. 24:17-22

              Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak juga (2 Kor. 9:6). Ini adalah prinsip orang Kristen untuk mencukupkan kebutuhan hamba-hamba Tuhan. Memberi kepada mereka, haruslah dimotivasi oleh hati yang tulus dan sebagai ucapan syukur atas pelayanan mereka dan kepada Tuhan Yesus yang sumber dari segala berkat itu.

                Memberi, termasuk dalam unsur menabur. Di ayat 6, Paulus menekankan: “Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.” Namun Paulus menasehatkan bahwa memberi itu bukan karena terpaksa atau supaya mendapat pujian, haruslah dengan kerelaan hati, sebagai buah iman dan ucapan syukur atas segala berkat dan kasih karunia yang telah diterima dari Tuhan Yesus. Berbuat baik adalah tugas mulia yang merupakan kewajiban bagi setiap orang percaya. Memberi itu adalah tanggung jawab orang kristen dan sekaligus ucapan syukur bagi  Allah.

                Tuhan menyediakan berkat yang akan kita sendiri nikmati. Dia adalah Allah yang penuh kasih dan memiliki segala sesuatu, Dia menciptakan kebutuhan bagi semua ciptaanNya. Dia sanggup mencu-kupkan segala keperluan hamba-hambaNya. Tetapi dari kita dituntut tanggung-jawab memperhatikan mereka, dan memperlihatkan ucapan syukur kita atas kelimpahan berkat yang telah kita terima. Kita melakukannya haruslah dengan hati yang tulus dan seperti melaku-kannya untuk Tuhan. Ingatlah bahwa jerih payah kita dalam melayani Tuhan dan hambaNya tidak pernah sia-sia (1 Kor. 15:58).

 Doa  :     Ya Tuhan Allah  berikan roh kudusMu di dalam hati kami, agar kami dimampukan untuk memberi dari hati yang tulus dengan ucapan syukur. Amin. (ARP)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Sabtu, 3 November 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.