Jumat, 26 Oktober 2018

MEMUJI DAN MENYEMBAH TUHAN

Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Lukas 4:8b)

Ibr. 12:28-29                            BE. 10:1+4                               Ul.  5:6-10

         Nats ini mengajarkan kita monoteisme; doktrin yang menegaskan  bahwa Allah adalah Allah yang Esa dan benar, bukan seke-lompok dewa yang berbeda-beda dan maha kuasa diantara semua dewa  dan roh di dunia. Aspek “keesaan“ ini  merupakan dasar dan larangan untuk menyembah dewa lain. Dengan menanggapi kasihNya dengan kasih dan rasa bersyukur dan kesetiaan akan mengenal dan bergembira dalam hubungan perjanjian.

Dalam nats ini iblis mencobai Yesus dengan menawarkan kepadaNya kekuasaan atas semua kerajaan dunia, sebuah saran yang ditolak Yesus. Dia menolak  mencari kerajaan bagi diriNya dengan cara duniawi, yaitu kompromi, kekuasaan duniawi, hormat dan popularitas. Kerajaan Yesus adalah kerajaan rohani yang memerintah di dalam hati umat. Sebagai suatu kerajaan Sorgawi  kita dituntut penyerahan  tubuh kita sebagai persembahan yang sejati.

Biarpun iblis tidak meminta Dia untuk menyembah dia sebagai tuhan, tetapi  hanya sekedar saja bahkan hanya proforma, tetapi Yesus menganggap setiap penghormatan kepada iblis, bagaimanpun kecilnya bertentangan dengan kepercayaan kepada Tuhan Yang Esa. Percaya pada Allah juga berarti taat kepadaNya secara mutlak. Mengapa sampai banyak orang kristen terlibat okkultisme? Hal itu terjadi karena mereka tidak mengerti Firman Allah dan kuasa Allah. Allah yang benar tidak  tinggal di kuil buatan  tangan manusia. Allah yang kita kenal dalam Yesus Kristus adalah Allah yang hidup dan bertindak dalam kuasaNya hari lepas hari dalam kehidupan setiap kita anak-anakNya. KuasaNya diberikan kepada kita dalam menghadapi kehidupan dunia.

Doa  :     Bapa, Engkaulah Allah Yang Esa yang patut kami puji dan sembah, karena kasih dan anugerahMu menyelamatkan kami melalui pengorbanan Kristus Yesus. Amin. (PMS)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Jumat, 26 Oktober 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.