MENGANDALKAN KEPUTUSAN TUHAN

Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan. Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana                (Amsal 19:20-21)

 1 Tes. 1:1-10                      BE. 232:2                              Ams. 8:6-13

          Setiap kehadiran gereja di dunia ini selalu dimaknai dalam tiga hal yaitu: Koinonia, marturia dan diakoni. Gereja yang bersekutu atau koinonia adalah gereja yang bersaksi atau bermarturia, dan gereja yang bersaksi itulah gereja yang melayani atau berdiakonia. Dari mendengar firman Tuhan menjadi orang yang bersaksi dan orang yang bersaksi menjadi orang-orang percaya dan melayani.

Setiap orang pasti banyak punya rencana untuk masa depannya. Dengarlah nasehat dan terimalah didikan supaya kamu menjadi bijak di masa depan, demikian nasihat Amsal. Hal ini mengi-ngatkan kita betapa pentingnya pendidikan dan pengajaran itu, sekaligus mengingatkan supaya meniti masa depan itu harus dilandasi dengan keyakinan bahwa manusia boleh berencana, akan tetapi Tuhan yang menetapkan, dan kita harus menerima Keputusan tuhan tersebut.

Rencana Tuhanlah yang terlaksana. Kalau kita mengadalkan pemikiran sendiri pasti tidak akan membawa kita menuju kesuksesan. Tetapi kalau kita ingin menuju kesuksesan dan keberhasilan mari bekerja keras sambil berdoa kepada Tuhan mohon petunjuk dan kekuatan. Sebab rancangan kita tidak selalu sama dengan rancangan Tuhan, dan keputusan Tuhanlah yang menjadi acuan kita untuk dilaksanakan. Karena itu jangan pernah memaksakan melaksanakan rencana sendiri. Apa pun yang kita cita-citakan, apa yang kita pikirkan, apa yang kita rencanakan, serahkanlah kepada Tuhan supaya Tuhan yang memutusankan apa yang baik dalam hidup kita.

Doa  :     Ya Tuhan, berilah kerinduan dalam hidup umatMu untuk menerima nasihat dan didikan, agar rancanganMu yang terjadi dalam kehidupan umatMu. Amin. (ARP)