TUHAN BERBELAS KASIHAN

Sebab Tuhan berbelas kasihan mendengar rintihan mereka karena orang-orang yang mendesak dan menindas mereka (Hakim-Hakim 2:18b) 

Rm. 9:19-26                               BE.246:1                         Ams. 14:21-31

Inilah pengalaman umat Israel pasca meninggalnya Yosua atau pada masa transisi sebelum berdirinya Kerajaan Israel. Bangsa-bangsa di sekitar mereka mendesak dan menindas mereka, sehingga mereka menderita. Mengapa mereka menderita di Tanah Kanaan, negeri yang telah dijanjikan Tuhan untuk mereka melalui nenek moyang mereka Abraham, Ishak, dan Yakub?

Sesungguhnya, Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera, bukan kecelakaan bagi bangsa Israel, yaitu membebaskan mereka dari perbudakan di Mesir untuk memberi kepada mereka hidup yang merdeka dan berkelimpahan berkat Tuhan di Tanah Kanaan. Namun, mereka menderita karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya (Ayat 17). Mereka menjauh dari Tuhan, maka mereka tidak lagi tinggal di dalam kasih dan pemeliharaan Tuhan. Akibatnya mereka mengalami penderitaan yang berat dan mereka merintih. Mendengar rintihan umatNya, Tuhan berbelas kasihan; Tuhan menolong mereka dengan menghadirkan hakim-hakim untuk menyelamatkan mereka.

Ketika kita tinggal di dalam kasih Tuhan, kita pasti sanggup menghadapi penderitaan. Tetapi bila kita menjauh dari Tuhan dengan menyembah ilah lain atau kuasa dunia ini, maka kita hidup di luar kasihNya dan pasti menderita berat. Jangan mengandalkan diri sendiri! Jangan berzinah secara rohani, seperti meminta berkat dari roh-roh orang mati, mengandalkan dukun, memakai jimat, dan lain-lain. Sebab itu, mari segera bertobat, percaya dan bersandar hanya kepada Tuhan.

 Doa  :     Tuhan Yang Maha Kasih, tolong kami untuk setia hanya kepadaMu dalam segala perkara, suka dan duka demi kemuliaanMu di dalam Yesus Kristus. Amin. (PSW)