Minggu, 26 Agustus 2018

Minggu Ketigabelas Setelah Trinitatis

SUPAYA MEREKA MENJADI SATU

Ep. Keluaran 11: 8-10

 Tulah kesepuluh akan diperlihatkan Tuhan kepada Firaun dan bangsa Mesir. Dalam tulah-tulah sebelumnya, Firaun tetap berkeras hati untuk tidak mengizinkan bangsa Israel keluar dari Mesir.  Sebelum tulah ke sepuluh itu terjadi, Musa diutus kembali oleh Tuhan untuk memperingatkan Firaun agar bangsa Israel diperkenankan keluar untuk menyembah Tuhan di padang gurun. Peringatan ini disertai ancaman bahwa apabila umat Israel tidak diizinkan keluar maka anak-anak sulung Firaun dan bangsa Mesir juga anak sulung hewan akan mati. Peringatan keras ini tidak juga dihiraukan oleh Firaun.

Kesatuan hati umat Israel untuk keluar bersama dari Mesir menuju padang gurun, terbangun sejak mereka melihat betapa ajaib dan hebatnya karya Tuhan yang mengalahkan kesombongan Firaun. Umat Israel menyaksikan bagaimana Allah melindungi mereka dari semua tulah yang ditimpakan kepada orang Mesir dan Firaun. Pada mulanya umat Israel masih ragu tentang bagaimana cara Tuhan menolong mereka bisa melepaskan kuk perhambaan Mesir. Mereka putus asa karena perbudakan mereka yang berat. Tetapi atas semua kesaksian yang Tuhan lakukan kepada Mesir; umat Israel melihat dan bersatu hati serta percaya kepada Tuhan.

Keragu-raguan bisa timbul karena pandangan yang berbeda. Itulah sifat manusia. Hati manusia pada dasarnya cenderung untuk tidak mempercayai orang lain. Dalam konteks umat Israel dalam perikop ini, Tuhan memperlihatkan kuasaNya dalam tindakan yang ajaib. Tujuannya adalah agar umat Israel percaya bahwa Allah yang mereka sembah adalah Allah yang berkuasa.  Atas dasar itulah seluruh umat bersatu hati mengikuti perintah Tuhan. Peristiwa keajaiban Tuhan masa lalu itu, patut menyatukan hati kita juga sekarang ini.

Doa : Bapa sungguh ajaib kuasaMu. Biarlah kami bersandar  kepadaMu dalam hari-hari kehidupan kami. Amin. (TSH)

 

SUPAYA MEREKA MENJADI SATU

Ev.   Yohanes 17: 20-23

      Doa syafaat Yesus pada Kitab Yohanes Pasal 17 ini, memuat keinginan Yesus supaya terdapat kesatuan seluruh orang yang percaya kepadaNya. Ia mengatakan: ”supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku” (Yoh. 17: 21). Kata kunci disini adalah kesatuan orang percaya supaya dunia percaya kepada Yesus.

Dalam konteks Epistel hari ini, kesatuan dan kebersamaan umat Israel keluar dari perhambaan Mesir dibangun oleh kehadiran Tuhan dalam kuasaNya. Keluarnya Israel dari perhambaan Mesir tersebut merupakan sejarah yang disaksikan oleh Alkitab dari dahulu sampai sekarang. Kesatuan orang-orang percayapun merupakan ukuran kesaksian kesatuan hati dalam kehidupan orang percaya. Itu yang didoakan oleh Yesus. Kesatuan itu seharusnya sudah terbentuk utuh sekarang ini sesuai dengan pengakuan iman orang percaya yang setiap minggu kita ikrarkan: ”Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan am; persekutuan orang kudus”.

Sesuai dengan pengakuan iman tersebut, saat ini terdapat sebanyak 30.000 denominasi Protestan yang terbagi oleh perbedaan doktrin, bangsa dan budaya. Apakah jumlah denominasi ini bisa bersatu? Denominasi Gereja adalah organisasi yang membangun pelayanan untuk membentuk tubuh Kristus. Gereja sebagai organisasi berbeda dengan Gereja sebagai tubuh Kristus. Semua Gereja yang ada di dunia ini melakukan pelayanan yang membentuk tubuh Krstus. Disituilah kita bersatu dan ke-esaan Gereja bisa tampak. Tubuh Kristus adalah orang-orang yang telah mengalami transformasi hidup oleh kuasa Roh Kudus. Wujud nyatanya adalah oarng-orang yang saling mengasihi sesama. Hidup dalam damai sejahtera, rendah hati dan tidak terjebak dalam tembok denominasi.

Doa : Bapa, biarlah kuasaMu membangun buah Roh dalam kehidupan orang percaya sehingga kesatuan tubuhMu nyata dalam kehidupan kami di dunia ini. Amen. (TSH)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Minggu, 26 Agustus 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.