Rabu, 15 Agustus 2018

MENGASIHI ALLAH DAN SAUDARA

Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. (1 Yoh 4:21)

Gal. 6:1-6                            BE. 481:1+3                         1 Sam 18:1-3

       Perintah ini langsung dari Tuhan Yesus sendiri yang mengatakan: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesa-mamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini” (Markus 12: 30-31).

Kita harus mengasihi Tuhan Allah karena Dia yang lebih dahulu mengasihi kita, bukan saja karena setiap hari telah memberikan berkat bagi kita, akan tetapi lebih dari itu, Dia telah memberikan kasih karunia keselamatan yaitu hidup kekal bagi kita melalui pengorbanan AnakNya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib. Caranya? Mengasihi Dia dengan sungguh-sungguh dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan, serta dengan melakukan segala perintahNya, termasuk mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.

Mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri merupakan satu paket kesatuan dari hukum kasih Tuhan Yesus, yaitu dengan sabar, murah hati, tidak cemburu, tidak memegahkan diri, dan tidak sombong (1Kor.13: 4). Mengasihi sesama dilakukan dengan tulus dan tanpa syarat. Mengasihi sesama berarti tidak menimpan kesalahan mereka, bahkan rela berkorban untuk mereka. Kasih itu tidak berkesudahan artinya dilakukan secara terus menerus sepanjang hidup. Mengasihi saudara merupakan keharusan. Bila ada saudara pernah berbuat salah, menyakitkan, menyusahkan atau membenci, kita harus segera memaafkan mereka. Kita tidak boleh mendendam atau membalas kejahatan mereka dengan kejahatan, karena pembalasan dan penghakiman adalah hak Tuhan Yesus.

 Doa  :     Ajar kami Tuhan mengasihi Engkau dengan segenap hati, jiwa, akal budi dan kekuatan kami, serta mengasihi sesama saudara kami. Amin. (DSim)

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Rabu, 15 Agustus 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.