MENGUCAP SYUKUR DALAM SEGALA HAL

Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu

(1 Tesalonika 5:18)

Luk.12:13-15                            BE. 754:1                        Yes. 1:21-26

          Di bagian terakhir dari surat pertama ke jemaat di Tesalonika ini, Rasul Paulus memberikan beberapa nasihat, yaitu antara lain supaya jemaat menghormati mereka yang telah bekerja keras melayani dan memimpin mereka, hidup dalam damai, tertib, menghibur orang yang tawar hati, membela yang lemah, sabar, tidak memba-laskan kejahatan dengan kejahatan, melakukan segala yang baik kepada semua orang, bersukacita senantiasa, tekun berdoa, serta mengucap syukur dalam segala hal.

                Tuhanlah sumber dari segala berkat. Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya. Sebelum manusia diciptakan, Tuhan telah menciptakan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan, buah-buahan dan hewan untuk memenuhi kebutuhan manusia, sejak dulu kala hingga kehidpan kita sekarang ini dan untuk hari-hari yang akan datang. Kita boleh bekerja keras, tetapi akan menjadi sia-sia kalau Tuhan tidak berkenan memberkatinya. Untuk itu semua kita patut mengucapkan syukur kepada Tuhan, sumber dari segala berkat itu.

                Walau sedemikian besar kepedulian dan kasih sayang Tuhan kepada umat manusia sejak Adam dan Hawa, akan tetapi manusia itu sering tidak tau diri, tidak pernah merasa puas, sehingga jatuh ke dalam dosa. Semua orang telah jatuh ke dalam dosa, tanpa kecuali, tidak ada lagi yang layak di hadapan Tuhan. Akibat dosa itu, kita semua patut mendapat hukuman maut. Tetapi kembali Tuhan menunjukkan kasihNya melalu Yesus mati di kayu salib menebus dosa-dosa kita, dan untuk anugerah keselamatan itu, kita patut mengucap syukur. Dalam segala hal kita patut bersyukur kepada Tuhan kita.

 Doa  : Tuhan, kami mengucapkan syukur telah menebus kami dari hukuman dosa dan atas segala berkatMu. Amin. (PJS)