Jumat, 27 Juli 2018

MENJADI MILIK KRISTUS YESUS

Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya (Gal. 5:24)

 Yak. 4:13-17                 BE. 115:2-3                        Mzm. 141:1-5

             Semua orang yang percaya Tuhan Yesus atau orang Kristen biasanya merasa otomatis pengikut Kristus dan milik Kristus. Nats ini menyatakan bahwa setiap milik Kristus Yesus, harus telah menyalibkan daging dan segala hawa nafsu dan keinginannya, artinya sudah meninggalkan atau tidak lagi melakukan percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, dan pesta pora (Ayat 19-21).

                Lebih lanjut disebutkan bahwa orang yang telah menjadi milik Kristus Yesus, haruslah hidup dalam Roh dan dipimpin oleh Roh, sehingga membuahkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan, dan penguasaan diri (Ayat 22). Jadi, menjadi pengikut Kristus harus meninggalkan karakter yang didasari nafsu kedagingan, dan belajar terus untuk berperilaku seperti Tuhan Yesus dalam kasih, kesabaran dan kejujuran.

                Tuhan Yesus sendiri mengatakan kepada orang banyak bahwa Dia adalah terang dunia sebagaimana Dia berfirman di Yohanes 8 ayat 12 sebagai berikut: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup”. Artinya setiap pengikut dan milik Tuhan Yesus akan selalu berjalan dan hidup dalam terang Kristus. Karena kita milik Kristus maka kita juga memiliki terang Kristus, dan sebagai terang dunia kita harus menerangi daerah sekitar kita. Kita terpanggil membawa orang dari tempat-tempat kegelapan ke tempat-tempat yang diterangi oleh terang Kristus, supaya mereka menjadi milik Kristus Yesus,

 Doa :      Terima kasih Tuhan Yesus yang menerima kami menjadi milikMu. Mampukan kami menyalibkan nafsu kedagingan kami dan selalu hidup dalam terangMu. Amin. (SSi)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Jumat, 27 Juli 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.