TAKUT AKAN TUHAN SUMBER KEBAHAGIAAN

Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! (Mazmur 128:1b-2)

 Mat. 24:45-51              BE. 281:1+7                       Ayb.27:13-19

             Pemazmur melalui nats ini mengemukakan 3 sumber kebahagiaan manusia, yaitu takut kepada Tuhan, hidup menurut jalan Tuhan, dan makan dari hasil pekerjaan atau jerih payah sendiri. Ini berarti bahwa semua orang harus tekun bekerja dan melakukan pekerjaan yang berkenan di hadapan Tuhan. Menipu, mencuri, menjual narkoba, memuaskan nafsu kedagingan, bukanlah pekerjaan yang berkenan di hadapan Tuhan. Dengan kata lain, hasil curian, hasil tipuan, hasil penjualan narkoba, hasil korupsi dan sejenisnya itu pasti tidak terberkati dan tidak mendatangkan kebahagiaan. 

                Memang, tidak semua orang dapat menikmati hasil jerih payahnya secara langsung. Banyak orang yang tidak dapat bekerja lagi karena sudah lanjut usia atau sakit sehingga harus tergantung pada uang pensiun atau tabungan atau kepada anggota keluarga yang lain. Banyak orang yang belum bekerja karena sedang bersekolah atau belum memperoleh kesempatan. Kondisi keluarga berbeda-beda, ada yang bekerja untuk menghasilkan uang dan ada yang bekerja untuk mengurus rumah tangga. Secara keseluruhan, setiap keluarga makan dari hasil jerih payah mereka sendiri yang berkenan di hadapan Tuhan.

                Setiap orang diberikan Tuhan karunia talenta yang berbeda, dan sebab itu, setiap orang dapat melakukan pekerjaan yang berbeda sesuai dengan karunia talenta yang dimilikinya. Jadi menikmati hasil kerja, bukan soal jenis pekerjaannya yang utama tetapi kualitas pekerjaan yang sesuai dengan kendak Tuhan dan diberkati Tuhan. 

 Doa  :     Tuhan, tuntun kami memilih pekerjaan yang sesuai dengan karunia talenta kami yang Tuhan beri, supaya kami sunguh berbahagia. Amin.  (DEL)