MENDEKAT SELALU KEPADA TUHAN

Janganlah percaya kepada pemerasan, janganlah menaruh harap yang sia-sia kepada perampasan; apabila harta makin bertambah janganlah hatimu melekat padanya (Mazmur 62:11)

Kis. 2:44-46                          BE. 255:1                             Ams. 10:1-3

              Nats renungan kita hari ini adalah bagian dari Mazmur yang mengajarkan menyanyi dan memuji serta memuliakan Tuhan, sebab Dialah gunung batuku, kota bentengku, aku tidak akan goyah dan padaNya keselamatanku. Mazmur ini mengungkapkan suatu kebenaran yang mendasar. Bersama Tuhan, setiap orang percaya akan mampu menghadapi berbagai kesulitan, kesengsaraan atau perten-tangan dari masyarakat yang mengedepankan egonya sendiri, untuk keuntungan dirinya sendiri ataupun kelompoknya.

                Jadi setiap orang Kristen pengikut Kristus harus mengimani bahwa Tuhan menjaga kita, melindungi kita dari hal-hal yang jahat (Maz 62:5), dan Dia menjadi kubu pertahanan kita. Tuhan itu pengasih, penyayang, panjang sabar dan besar kasih setiaNya (Maz 145:8). Oleh karena itu setiap orang bersama Tuhan akan merasa tenang tentram, karena kita berpengharapan bahwa kita akan dapat mengatasi setiap pergumulan yang dihadapi, dan keluar sebagai pemenang.

                Oleh karena itu melalui nats ini kita diingatkan supaya selalu bersama dan mengandalkan Tuhan yaitu: Pertama, hindari atau jangan mudah terpikat kepada keinginan duniawi seperti memiliki harta yang banyak dan kekuasaan karena hal itu bersifat sementara dan akan berujung kepada kebinasaan. Kedua, pada masa kekuatiran atau ancaman tiba, serahkanlah dirimu kepada Tuhan dengan doa yang sungguh-sungguh. Ketiga, Tuhan menyelamatkan orang percaya dalam jabatannya yang berat, terhormat atau berkuasa apabila berlindung kepada Tuhan (Maz. 5:12). Jadi, mendekatlah selalau kepada Allah.

 Doa:       Tuhan, ajar dan mampukan kami untuk selalu dekat kepadaMu, supaya kami mampu menghadapi segala pergumulan, dan menjadi pemenang. Amin. (SS)