TUHAN MENGASIHI SEMUA MANUSIA

Namun Ia bukan tidak menyatakan diriNya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan

(Kisah Para Rasul 14:17)

Yoh. 7:37-38                             BE. 280:1+3                      2 Raj. 2:19-21

         Waktu Paulus dan Barnabas melayani di Listra, mereka melihat seorang yang lumpuh sejak lahir. Melihat orang itu memiliki iman, maka Paulus berseru: “Berdirilah tegak di atas kakimu!” Lalu orang itu pun melonjak berdiri dan berjalan kian kemari. Menyak-sikan peristiwa itu, orang banyak menyebut Paulus dewa Hermes dan Barnabas dewa Zeus, serta para imam membawa korban persem-bahan. Melihat itu, Paulus dan Barnabas menjelaskan bahwa mereka juga adalah manusia biasa yang datang untuk memberitakan Injil, supaya mereka berbalik kepada Allah yang hidup (Ayat 15).

                Sudah cukup lama orang banyak itu menuruti jalannya masing-masing, walaupun Tuhan Yesus telah menyatakan diriNya dengan berbagai kebajikan dan mencukupkan segala kebutuhan mereka. Oleh sebab itu, mereka seharusnya belajar untuk bersyukur dan bersukacita! Firman Tuhan di Filipi 4:4 berkata: ”Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan!” Demikian juga Paulus menyerukan: “Bersu-kacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (1 Tesalonika 5: 16-18).

                Jadi nats ini kembali mengingatkan kita: (1) Seperti Paulus dan Barnabas harus tekun memberitakan Injil dan tidak mencuri kemuliaan Allah melalui pemberitaan itu; (2) Tuhan memperhatikan dan mengasihi semua umatNya; dan (3) Kita harus selalu mengucap syukur.

Doa :      Tuhan Yesus ajari dan mampukanlah kami untuk bersyukur kepadaMu, karena Engkau mengasihi kami semuanya. Amin. (GT)