MULIAKANLAH TUHAN ALLAH

Sungguh, Allah itu keselamatanku; aku percaya dengan tidak gementar, sebab Tuhan Allah itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan (Yes. 12:2-3)

Mat. 7:24-27                                BE. 357:6+7                         Yer. 14:1-6

          Tuhan mahakuasa dan maha pencipta. Tuhanlah pencipta dan pemilik semua dunia ini. Tuhan tidak pernah lapar, sehingga umat harus mempersembahkan korban persembelihan atau korban bakaran. Tuhan tidak berkekurangan, sehingga Ia tidak membu-tuhkan uang dari jemaat untuk mengumpulkan persembahan. Tetapi Tuhan menginginkan agar semua ciptaanNya memuliakan Dia.

                Tuhan telah menciptakan berbagai ragam tumbuhan dan berbagai jenis binatang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Tuhan menginginkan manusia sadar bahwa semua yang kita miliki berasal dari Tuhan. Oleh sebab itu kita harus mensyukurinya. Kita mensyukuri berkat Tuhan dengan mempersatukan korban bakaran, mengumpulkan persembahan, memberi waktu dan tenaga untuk pelayanan, guna mendukung hamba-hamba Tuhan, mendukung penginjil, menolong orang miskin. Semua ini kita lakukan sebagai cara memuliakan Tuhan.

                Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memuliakan Tuhan bila kita mengalami kesulitan. Tuhan sendiri yang mengatakan supaya kita berseru kepadaNya dan Ia akan menolong. Bila kita dalam kesusahan karena berbagai macam tekanan, kita datang kepada Tuhan maka Ia akan menolong kita dari berbagai tekanan tersebut. Tuhan mengingat hati dan kesedihan kita untuk mendengar suara dan memuliakanNya. Sesungguhnya mendengar suara Tuhan dan memperhatikan perin-tahnya lebih baik dari pada domba-domba jantan (Samuel 15:22). Itulah cara kita memuliakan Tuhan.

Doa:       Tuhan, kepadaMu kami berseru! Luputkanlah kami dari segala kesusahan, agar kami selalu mensyukuri berkatMu dan memuliakanMu dalam hidup  kami. Amin. (PRHM)