Senin, 21 Mei 2018

Pentakosta Kedua

MILIKILAH HATI YANG TAAT

Ep. Yehezkiel 11:19- 20

           Pasti kita sudah cukup lama  menjadi  Kristen.  Pertanyaannya,  sudahkah kita menjadi seorang Kristen yang taat?  Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi diri kita sendiri, tanpa menunjuk atau menghakimi orang lain.  “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain”  (Galatia 6:4-5).  Sering kita diingatkan betapa pentingnya ketaatan bagi orang percaya. Taat dalam bahasa Ibrani adalah ‘shama’, artinya mendengar dengan cermat, memusatkan perhatian dan memahami.  Mendengar adalah awal sebuah ketaatan. Dengan mendengar berarti  kita mengerti dan memahami apa saja yang harus kita perbuat.  “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus” (Roma 10 :17).

Alangkah sayangnya menjadi Kristen jika kita tidak hidup dalam ketaatan, karena Tuhan tidak menghendaki kita hidup sebagai orang Kristen yang suam-suam kuku.  Kepada jemaat di Laodikia Tuhan menegur dengan keras: “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!  Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku” (Wahyu 3:15-16). Tuhan menginginkan dan menuntut ketaatan yang penuh dari kita.

Ketaatan memberi arah yang benar dalam perjalanan hidup kita, seperti yang dikatakan Daud: “Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.” (Mazmur 16:11). Ketaatan merupakan pertanda bahwa kita mengasihi Tuhan dan memiliki hubungan yang akrab denganNya: “Barangsiapa memegang perin-tahKu dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barang-siapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh BapaKu dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diriKu kepadanya” (Yoh. 14:21).

 Doa:       Kami mau taat dan mengasihi Engkau Tuhan, kuatkan kami dalam melakukan perintahMu. Amin. (LasN)

 

TUNDUK DI BAWAH TUNTUNAN ROH KUDUS

Ev. Yohanes 14:15-21

           Hari pencurahan Roh Kudus atau Pentakosta ingin menyatakan kepada kita akan janji Tuhan Yesus, bahwa walaupun Ia telah naik ke sorga namun Ia tidak akan meninggalkan kita seperti anak yatim piatu. Roh Kudus (parakletos, Yunani) dapat diartikan sebagai pembela, penolong, penghibur, penasehat, yang akan memampukan kita melakukan Firman Tuhan, menuntun kita ke jalan yang dikehendaki oleh Tuhan dan memberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi segala kesulitan. Memang kita secara manusiawi sering berat untuk melakukan kehendak Tuhan, namun Roh Kudus hadir untuk memampukan kita melakukan kehendakNya.

Peringatan hari Pentakosta, berarti bahwa Roh Kudus dicurahkan menjangkau setiap pribadi yang ada di muka bumi ini. Roh Kudus adalah kuasa Allah untuk menyatakan Firman dan rencana keselamatanNya kepada semua orang yang ditandai ketika rasul-rasul menerima Roh Kudus mereka berbicara dengan bahasa asing. Tuhan menginginkan agar setiap jiwa yang ada di muka bumi ini menerima kuasa Roh Kudus bekerja dalam hidup mereka, sehingga keselamatan dari Allah semakin nyata dalam kehidupan orang-orang percaya.

Roh Kudus memampukan kita berkomunikasi dengan orang lain yaitu dengan bahasa kasih. Namun dalam kenyataannya kita tidak pernah mengandalkan Roh Kudus bekerja dalam hidup kita, sehingga yang terjadi adalah perpecahan. Kenyataannya walaupun kita hidup dalam satu bahasa, satu keluarga, satu lingkungan, satu jemaat namun masih juga terjadi perpecahan karena tidak adanya komunikasi yang efektif untuk saling  memahami.  Pada peringatan hari turunnya Roh Kudus ini, marilah kita semua tunduk dan taat di bawah petunjuk Roh Kudus, membangun persatuan dan kesatuan di dalam Yesus.

 Doa:       Tuhan, biarlah Roh Kudus senantiasa bekerja dalam hidup kami, memimpin dan mengengendalikan kami melakukan segala sesuatu sesuai kehendakMu. Amin. (LasN).

About the author: bksmarturia

Has one comment to “Senin, 21 Mei 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.