TUHAN MENANTI PERTOBATAN MANUSIA

Katanya: Dalam kesusahanku aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku (Yunus 2:2)

Mat. 20:29-34                   BE. 358:5                          Yer. 16:19-21

          Yunus percaya bahwa Tuhanlah yang menyuruh angin ribut dan badai besar terjadi, membuat kapal yang di tumpanginya hampir terpukul hancur dan tenggelam. Yunus meminta nakhoda dan awak kapal mencampakkan dirinya ke dalam laut dan lautpun berhenti mengamuk, membuat mereka sangat takut lalu memuji Tuhan. Yunus sudah siap mati tenggelam di dasar laut, tetapi Tuhan menyuruh seekor ikan besar menelan Yunus dan Yunus tinggal dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya. Dari dalam perut ikan itulah Yunus berdoa menyesali perbuatannya yang mengingkari panggilan Tuhan, lalu bernazar untuk melakukan firmanNya. Tuhan menerima pertobatan Yunus  dan  berfirman supaya ikan itu memuntahkan Yunus ke darat. Pergilah Yunus ke kota Niniwe lalu berseru menyampaikan firman Tuhan bahwa Niniwe  akan ditunggangbalikkan empat puluh hari lagi. Mendengar seruan ini, orang Niniwe dan rajanya mengumumkan untuk berpuasa dan melakukan perkabungan baik manusia maupun ternak, sebagai tanda penyesalan serta pertobatan mereka. Tuhan. melihat bagaimana kesungguhan mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, membuat Allah menyesal atas malapetaka yang telah dirancangNya dan Iapun tidak jadi melakukannya kepada mereka. Nats ini mengingatkan agar kita mau mengaku telah banyak berbuat dosa dan mau bertobat agar kita beroleh keselamatan Tuhan. Marilah kita datang kepada Kristus, memohon pengampunan atas perbuatan jahat selama ini dan kita pasti diterimaNya sebab Dia Tuhan Maha Pengasih  yang  menantikan setiap pertobatan manusia

Doa:       Tuhan, bimbing kami untuk mau berbalik dari  tingkah laku kami yang jahat agar kami beroleh pengampunan dan keselamatan dari Tuhan. Amin. (JN)