DENGARLAH DOAKU TUHAN

Dengarlah, Tuhan, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku! (Mazmur 27:7)

Yer.15:15-21                          BE. 363:3                              Yer. 17:13-15

             Setelah kematian Raja Saul, Daud menjadi Raja Yehuda. Daud sangat diagungkan sebagai seorang raja yang ideal, perkasa dan kuat. Dia adalah pilihan Tuhan, telah menjadikan bangsa Israel sebagai bangsa yang kuat mengalahkan suku-suku bangsa Falistin, Kanaan, Moab, Amon, Aram, Edom dan Amalek. Pada zaman kejayaan lahiriah dan kegairahan keagamaan, Daud terjerumus kedalam dosa. Melalui tipu daya yang dilakukannya, Uria mati di medan perang, supaya dia bebas mengambil Batsyeba menjadi istrinya.

Nabi Natan telah memperingatkan Raja Daud akan terjadi pertumpahan darah yang menjadi kehancuran dan penderitaan dalam kerajaan Yehuda. Terjadinya pembrontakan Absalom putra Daud yang ketiga untuk menggulingkan Daud (2 Sam 13:19-39). Timbulnya kembali ancaman dari bangsa yang ada di tanah Kanan. Maka Daud berseru kepada Tuhan: Sekarang tegaklah kepalaku mengatasi musuhku sekeliling aku dan dengarlah Tuhan seruan yang kusam-paikan, kasihilah aku dan jawablah aku! Hatiku menuruti FirmanMu, wajahMu kucari Tuhan, selamatkanlah aku.

Seperti Daud, kita juga harus tekun berdoa kepada Tuhan. Dia tidak pernah meninggalkan kita walaupun kita sering meninggalkan Dia, bahkan menyangkal firmanNya, Tuhan Yesus adalah sahabat setia dan pelindung kita. Walaupun kita miskin atau kaya; susah atau senang, bila kita selalu mengimani didalam Yesus, pasti ada kemenangan. Yesus berkata: ”Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, tetapi menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang yang telah Kudengar dari BapaKu” (1 Yoh. 15:15).

Doa:       Kami sering jatuh kepada dosa dan menyangkal firmanMu. Tuhan, ampuni segala dosa kami, dengarlah doa kami, agar kami  mendapatkan  keselamatan. Amin. (Vic.S)