Kamis, 10 Mei 2018

Kenaikan Yesus Kristus

YESUS ADALAH MESIAS

Ep.   Mazmur 110 : 1 – 7

             Mazmur ini berbicara tentang ke-Tuhan-an Mesias, sebagai Imam, dan pemerintahanNya di bumi. Mazmur ini bernubuat  tentang Yesus Kristus, yang oleh Daud disebut sebagai Tuan yang duduk di sebelah kanan Allah. Ungkapan Daud ini dikutip kembali oleh Matius di Pasal 22 ayat 44, dan oleh Rasul Petrus pada Kisah Para Rasul 2 ayat 32-35. Intinya bahwa Yesus yang dari keturunan Daud itu adalah sungguh-sungguh Mesias yang dimuliakan dan kini duduk di sebelah kanan Allah. Allah sangat meninggikan Yesus supaya segala lidah mengaku bahwa: ”Yesus Kristus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah, Bapa” (Filipi 2: 9 dan 11).

Sejak baptisan Yesus hingga hari Pentakosta, Roh Kudus tinggal di atasNya sebagai Kristus. Yesus menjadi pembebas dan pembela umat manusia. Dengan rela disalibkan di kayu salib, kita dibebaskan dari hukuman kutuk dosa. Yesus berdoa syafaat untuk membela kita di hadapan Allah Bapa. Yesus berdoa bagi orang terhilang karena Dia datang untuk mencari dan menyelamatkan mereka (Luk. 19:10). Dengan hancur hati Dia menangisi kota Yerusalem. Dia berdoa bagi murid-muridNya, baik secara pribadi maupun sebagai kelompok. Bahkan Dia berdoa untuk musuh-musuhNya ketika Ia tergantung di kayu salib (Luk` 23:34).

Saudara-saudaraku, itulah Yesus, Mesias dan Juruselamat umat manusia, yang kenaikanNya ke sorga kita rayakan hari ini. Kita patut selalu bersyukur atas kasih karunyaNya, dan memuji memuliakan Dia yang telah ditinggikan oleh Allah Bapa. Kita terpanggil membawa orang yang belum percaya kepada Yesus, supaya mereka juga menerima pembebasan dari kutuk dosa. Kita harus saling mendoakan, supaya tetap kuat dalam iman memelihara keselamatan kita.

Doa  :     Kami memuji memuliakan Engkau Yesus, Mesias yang telah membebaskan kami dari kutuk dosa. Ajar kami untuk saling mendukung dan saling mendoakan. Amin. (PMS)

 

YESUS ADALAH ANAK ALLAH

Ev.    Ibarani 1 : 5 – 13

         Nats ini menegaskan bahwa Yesus adalah Anak Allah, tidak sama bahkan tidak lebih rendah dari malaikat. Nats ini sekaligus meluruskan pandangan yang salah mengenai malaikat. Waktu itu banyak orang percaya bahwa malaikatlah yang menjembatani jurang antara manusia dengan Allah, bahwa Allah bersabda melalui malaikat dan malaikat menyampaikan doa manusia kepada Allah. Dengan kepercayaan seperti itu, malaikat dianggap sama atau bahkan lebih rendah dari Yesus. Nats ini menegaskan bahwa Yesus adalah Anak Allah dan semua malaikat harus menyembah Sang Putra Allah.

Sebagaimana halnya Yesus lebih tinggi dari para nabi karena Dia Putra Allah, demikian pula Dia lebih tinggi dari para malaikat. Sang Putra Allah turun ke bumi dan lahir sebagai manusia untuk menjalankan misSi penyelamatan umat manusia berdosa, menggantikan umat manusia berdosa menjalankan hukuman maut di kayu salib. Setelah Yesus mati, Dia dikuburkan. Karena Yesus adalah Anak Allah, Dia mengalahkan kuasa maut itu dan bangkit pada hari yang ketiga. Dengan telah rela mati dan dikuburkan, kemudian bangkit dari antara orang mati, Yesus telah selesai melakukan missinya, dan waktunya naik ke sorga, kembali bersama Allah BapaNya.

Melalui kematian dan kebangkitan Yesus, kita diperdamaikan dengan Allah. Dengan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan menerima Dia sebagai Juruselamat, kita memperoleh keselamatan dan mewarisi kehidupan kekal. Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak seorang pun sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Yesus (Yoh. 14:6), bukan melalui malaikat atau nabi atau pimpinan organisasi Gereja. Oleh sebab itu marilah percaya hanya kepada Yesus, dan mengandalkan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari.

 Doa:      Yesus, kami percaya Engkau Anak Allah dan Juruselamat kami. Engkau adalah jalan satu-satunya untuk kami sampai kepada Allah Bapa. Amin. (PMS)

About the author: bksmarturia

3 comments to “Kamis, 10 Mei 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.