MENYANYIKAN SYUKUR BAGI TUHAN

Bernyanyilah bagi Tuhan dengan nyanyian syukur, bermazmurlah bagi Allah kita dengan kecapi! (Mazmur 147:7)

Flp.1:15-21                                BE. 587:1                            Hak. 5:12-16

 

Delapan pasal terakhir dari Buku Mazmur ini, yaitu Mazmur 144             s/d 150 menganjurkan kita menyanyikan dan memuji memu-liakan Tuhan sebab Ia  baik dan untuk selama-lamanya kasih setiaNya. Beberapa alasan untuk kita selalu bersyukur memuji memu-liakan Tuhan adalah, pertama, Tuhan itu adalah tempat perlindungan, perisai dan kubu pertahanan kita (Ps.144). Kedua, Tuhan kita itu adalah pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setianya. Tuhan setia menopang semua orang yang jatuh (Ps. 145).

Ketiga, kita harus selalu bernyanyi memuji memuliakan Tuhan karena Dialah yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya serta memelihara kita umatNya. Keempat, Tuhan menyembuhkan orang-orang yang tertindas. Kelima, Tuhan memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. Keenam, Tuhan yang turun tangan melawan musuh-musuh dari anak-anak Tuhan. Firman Tuhan berkata: “Tuhan Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita. Ia membaharui engkau dalam kasihNya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak sorai” (Zefanya 3: 17).

Untuk semua kasih karunia Tuhan tersebut, kita semua patut bernyanyi, dan bermazmur memuji Tuhan, serta mengajak seluruh ciptaan untuk memuji Tuhan. Kita memuji Tuhan di tempat kudusNya atas segala keperkasaanNya dan kebesaranNya, dengan tiupan sangkakala, gambus, kecapi, seruling, dan ceracap yang berdentang (Ps. 148-150). Kita memuji Tuhan dengan segenap hati dan dengan perilaku hidup kita yang menyenangkan hati Tuhan.

Doa:       Tuhan, ajar kami dengan segenap hati selalu memuji Engkau dengan nyanyian syukur atas segala berkat dan kasihMu. Amin. (PJS)