Minggu, 29 April 2018

Minggu Kantate

BERSYUKUR DAN BELAJAR

Ep.   Matius 11:25-30

             Keadaan tidak selalu terjadi seperti yang kita harapkan. Namun, selalu ada alasan bagi kita untuk bersyukur kepada Tuhan. Walaupun ditolak oleh sejumlah manusia yang mendengar-kanNya ketika mengajar dan memberitakan Injil di beberapa kota (Mat.11:16-24), namun Yesus Kristus tetap bersyukur kepada Tuhan. Sebab, keselamatan kekal yang ditawarkan Tuhan itu tersembunyi atau tidak dapat dipahami oleh setiap orang yang memandang dirinya bijak, berpengetahuan tinggi, sehingga ia tidak bersedia diajari Tuhan, tidak mau tunduk kepada Tuhan, seperti kaum Farisi dan para ahli Taurat. Tetapi, keselamatan kekal melalui dan di dalam Yesus Kristus dapat diterima oleh setiap orang yang rendah hati, seperti anak yang mau antusias belajar untuk mengenal Tuhan (Ayat 25-27; bnd. Mat. 18:3; 1 Kor. 1:19-29; Yak. 2:5).

Kita pun patut sangat bersyukur kepada Tuhan sebab Dia mengaruniakan Yesus Kristus, AnakNya, sebagai jalan bagi kita untuk sampai kepadaNya. Itu sebabnya, Yesus Kristus mengundang kita yang merasa “letih lesu dan berbeban berat” karena begitu beratnya dosa kita untuk datang kepadaNya, sehingga kita bisa mengenal satu-satunya Tuhan yang benar dan menikmati damai sejahtera meski kita bergumul dalam dunia ini (Ayat 28, bnd. Yoh. 16:33).

Karena kita beriman kepada Yesus Kristus, maka kita pun harus taat memikul kuk bersamaNya di dunia ini, yaitu kasih karunia, bukan hukum Taurat (bnd. Kis. 15:10). Sembari berjalan bersama Yesus Kristus, kita pun belajar dari Dia bagaimana menjalani hidup yang setia dan taat kepada Tuhan yang telah menganugerahkan keselamatan kepada kita. Amin.

Doa:       Terimakasih Tuhan atas kasih setiaMu. Ajar kami untuk  tetap hidup setia dan taat kepadaMu bersama Yesus Kristus, AnakMu. Amin. (PSW)

 

GEMAR BERSYUKUR

1 Tawarich 16:7-13

         Orang yang bersyukur kepada Tuhan adalah orang yang rendah hati. Jabatan raja, popularitas, kehormatan, dan kelimpahan materi tidak menjadi alasan bagi Daud untuk mengabaikan Tuhan. Di samping itu, Raja Daud juga mengajak rakyatnya untuk bersyukur kepada Tuhan. Dengan bersyukur, Daud mengakui keberadaan dan kekuasaan Tuhan. Apa yang disyukuri Daud? Bukan tentang berkat kesehatan dan kelimpahan harta, melainkan tentang “perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan Tuhan” (Ayat 8,9,12), yakni keselamatan dari perbudakan di Mesir hingga mereka bisa berdiri sebagai bangsa milik Tuhan di Tanah Kanaan. Keselamatan mereka sama sekali bukan karena usaha mereka sebagai budak, melainkan karena kasih dan kekuatan Tuhan saja.

Apakah anda gemar bersyukur kepada Tuhan? Jika tidak, berarti anda tidak mengenal Tuhan yang begitu mengasihi anda. Jika ya, apakah alasan anda bersyukur kepada-Nya? Bersyukur kepada Tuhan merupakan gaya hidup orang yang beriman kepada Yesus Kristus. Banyak alasan untuk bersyukur kepada Tuhan. Namun, alasan yang terutama adalah keselamatan jiwa kita yang telah dilakukan oleh Tuhan melalui dan di dalam Yesus Kristus.

Kita harus selalu mengingat “perbuatan ajaib Tuhan” ini (Ayat 12) sehingga kita dapat bersyukur dalam segala keadaan. Banyaklah bersyukur kepada Tuhan dan banyaklah bersukacita. Dari kegemaran bersyukur itulah kita tetap memandang diri kita sebagai “orang-orang pilihan Tuhan” (Ayat 13) yang harus hidup “tidak menjadi serupa dengan dunia ini” (Roma 12:2). Jika keselamatan jiwa telah diperbuat Tuhan kepada kita secara ajaib, apakah pemenuhan kebutuhan dan keperluan kita di dunia yang fana ini mustahil bagi Dia? Tentu tidak!

Doa:       Ya Tuhan, aku bersyukur atas keselamatan jiwaku yang Kau perbuat secara ajaib. Aku         percaya juga akan kuasaMu memelihara hidupku. Amin. (PSW)

About the author: bksmarturia

2 comments to “Minggu, 29 April 2018”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.