FIRMAN TUHAN PENUNTUN HIDUP KITA

FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku

(Mazmur 119:105)

Yoh. 10:27-30                             BE. 25:1-2                          Ayub 31:35-40

         Mazmur 119 semacam tugu peringatan kesalehan yang menjadi milik khas umat Israel. Di dalamnya dipersatu-padukan aliran kenabian, aliran hikmat dan aliran “ahli-ahli Kitab” yang jatuh cinta kepada Tuhan dan sekuat tenaga berusaha mewujudkannya dalam hidupnya. Firman Allah mengandung prinsip-prinsip rohani yang akan membantu kita menjauhi banyak kesusahan, perangkap, dan tragedi yang disebabkan oleh keputusan dan pilihan yang salah. Oleh karena itu, kita harus menghargai hikmatnya dan berpegang teguh pada ketetapan-ketetapannya dalam segala situasi, maka kita menga-takan: FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Perjalanan rohani pemazmur dalam hidupnya dibimbing oleh Firman Allah. Kemudian dia berjanji mengikuti ke mana terang itu memimpinnya dan apa pun bahaya yang mungkin dihadapinya. Masalah kualitas hukumTaurat tidak ditentukan oleh umur, tetapi oleh cinta kepada TauratNya. Mengerti Taurat tidak terbatas hanya pada mengerti saja, tetapi harus sampai pada tahap menjalankan apa yang dimengerti. Pengalaman kita memperlihatkan bahwa banyak orang yang mengerti kebaikan Allah, tetapi tidak mewujud-nyatakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Taurat Tuhan adalah pelita yang menuntun seseorang untuk berjalan dalam terang Allah. Jelas bahwa orang yang setia terhadap Taurat tidak akan berjalan dalam kegelapan karena Terang itu selalu menuntunnya untuk melakukan hal-hal yang suci, bersih, dan benar di hadapan Allah. Ungkapan Shema Israel dalam kehidupan Yahudi adalah tentang bagaimana mendengarkan firman Tuhan dan melakukannya. Itulah makna firman Tuhan dalam kehidupan kita.

Doa:       Tuhan, terimakasih atas FirmanMu yang akan menuntun hambamu menjalani hidup ini. Amin. (TS)