Paskah Kedua

JESUS BANGKIT UNTUK MENYELAMATKAN DUNIA

Ep.   Lukas 24: 1-12

            Kebangkitan Yesus adalah isu utama dalam pemberitaan Injil yang dilakukan oleh para murid. Yesus adalah Mesias yang dinantikan oleh seluruh umat Israel. Oleh karena itu dalam mahkamah agama, Imam Besar Kayafas bertanya: “Apakah Engkau Mesias, Anak Allah atau tidak?” Jawab Yesus: “ Engkau telah mengatakannya “.

Bahwa Yesus adalah Mesias dan Anak Allah yang dinanti-nantikan umat Israel merupakan pokok pengajaran Yesus. Yesuslah penggenapan janji akan keselamatan bagi umat Israel dan dunia. Pada waktu Yesus dibabtis oleh Yohanes pembabtis, suara dari sorga berkata: “ Inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan“. Peran Mesias bagi umat Israel adalah penyelamat dan itulah yang dikatakan Yesus tentang diriNya, dengan mengatakan: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku“. Dalam perjalananNya di Kaisera Filipi, Yesus bertanya tentang siapakah diriNya kata orang? Petrus menjawab “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup”. Petrus sungguh-sungguh yakin akan jawabannya ini karena ia sendiri telah melihat berbagai mujizat yang dilakukan oleh Yesus dan ajaranNya yang berbeda dengan orang-orang Farisi dan ahli Taurat.

Puncak dari kesaksian itu adalah pernyataan Tuhan pada saat Yesus dimuliakan bersama dengan Musa dan Elia di sebuah gunung yang tinggi, dikatakan: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia“. Yesus Anak Allah adalah Mesias yang telah bangkit seperti kata Malaikat: ”Mengapa kamu mencari Dia yang hidup diantara orang mati?“ Dia adalah Juruselamat dunia yang telah bangkit dari kematian dan menebus kita manusia berdosa.

Doa : Terimakasih Tuhan Yesus yang telah rela mati berkorban dan bangkit sebagai pemenang untuk menyelamatkan kami orang-orang bedosa ini. Amin. (TSH)

 

 KESELAMATAN BAGI BANGSA-BANGSA

Ev.   Yesaya 25: 6-9

          Tuhan semesta alam akan menyediakan di gunung Sion bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang gemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya (Yesaya 25: 6). Dalam menggambarkan perja-muan tersebut, Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya (Matius 22: 2), ia mengumpulkan semua orang di jalan-jalan, orang-orang jahat dan orang-orang baik, sehingga penuhlah ruangan perja-muan kawin itu dengan tamu. Dari kitab Yesaya ini dapat dilihat bahwa keselamatan itu disediakan bagi semuabangsa di gunung Sion. Yesus berkata: “Sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi” (Yoh. 4: 22).

Ungkapan ini jelas menggambarkan bahwa keselamatan tersebut terlebih dahulu ditawarkan kepada bangsa Yahudi. Israel atau Yahudi adalah akar keselamatan bagi bangsa-bangsa. Rasul Paulus dalam kitab Roma berkata: “Jika roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabangnya juga kudus. Beberapa cabang itu telah dipatahkan dan kamu sebagi tunas liar telah dicangkokkan diantaranya dan turut mendapatkan bagian dalam akar pohon zaitun yang penih getah“ (Roma 11: 16–17). Sebagai orang percaya, kita mendapatkan kasih karunia Allah seperti juga anugerah Allah kepada umatNya Israel.

Dengan bangkitnya Yesus dari kematian dan naik ke sorga, Yesus berkata: “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi “ (Kisah 1: 8). Jadilah saksi Kristus yang membawa keselamatan bagi dunia.

Doa :      Bapa, pakailah aku menjadi saksiMu di dunia ini, supaya
segala bangsa percaya kepadaMu dan beroleh karunia
keselamatan yang Tuhan sediakan. Amin. (TSH)