MULUTMU HARIMAUMU

Dengan mulutnya orang fasik membinasakan sesama manusia, tetapi orang benar diselamatkan oleh pengetahuan (Amsal 11:9)

Mat. 14: 22-33                           BE. 650:4-5                            Yer.10:23-25

Kita tentu pernah mendengar pepatah ini: Mulutmu, harimaumu! Pepatah ini mau menggambarkan suatu keadaan dimana kata-kata yang keluar dari mulut kita itu ibarat harimau, sangat berkuasa dan bisa menjadi sangat berbahaya jika salah menempatkan dan menggunakannya. Coba perhatikan dalam kehidupan sehari-hari: Apabila kita sadari, setiap kata-kata yang keluar dari mulut kita, ternyata dapat memberikan pengaruh terhadap orang-orang di sekitar kita. Pengaruh tersebut bukan hanya bernilai positif yang membangun, tetapi juga dapat bernilai negatif yang menghancurkan.

Sebab itu kita perlu selalu waspada supaya perkataan kita betul membawa berkat dan bukan menjadi batu sandungan dan kutuk atau merugikan diri sendiri atau orang lain. Contohnya seseorang yang selalu membicarakan kejelekan temannya sampai melukai hati orang yang bersangkutan. Itu sebabnya nats kita hari ini tepat sekali untuk mengingatkan kita agar berhati-hati dengan ucapan kita, karena perkataan yang keluar dari mulut kita memiliki kekuatan dan kuasa yang luar biasa yang bisa membinasakan sesama kita. Disamping itu juga, Yesus pernah mengingatkan kita dalam Matius 12: 36-37 bahwa segala kata yang keluar dari mulut kita, akan kita pertanggungjawabkan kelak pada hari penghakiman.

Kita perlu berpandangan positif serta menjaga hati dan pikiran kita, karena apa yang keluar dari mulut kita bersumber dari hati kita. Orang yang suci hatinya, akan selalu mengungkapkan kata-kata yang menciptakan suasana damai. Tuhan Yesus mengatakan: “Berbaha-gialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah”.

Doa:       Ya Tuhan, tolonglah kami untuk menjaga setiap perkataan kami agar tidak menyakiti sesama kami. Amin. (YMS)