TUHANLAH KESELAMATAN KITA

Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat (Mazmur 80:4)

 Mat. 8:1-4                                   BE.  622:1-2                             Ul. 4:30-35

           Pada saat kita sudah tidak mempunyai harapan lagi untuk menghadapi musuh yang kekuatanya jauh melebihi kekuatan kita, sudah pasti kita hanya mengharapkan pertolongan. Kita berusaha dengan segala akal pikiran agar mendapat pertolongan sehingga terbebas dari malapetaka yang sudah di depan mata. Demikian juga di saat ada masalah atau pergumulan yang mendera kehidupan, biasanya kita langsung menggunakan akal pikiran mencari pertolongan: Keluarga atau relasi atau penguasa.

Berbeda dengan hal disebut di atas, pemazmur dalam menghadapi masalah atau pergumulan tidak bersandar kepada pikirannya, tetapi sepenuhnya bersandar kepada Tuhan. Pemazmur sadar bahwa hanya beserta Tuhan dia dapat menang, hanya beserta Tuhan dia dapat selamat. Pemazmur ingat pada firman Tuhan: ”Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan hatinya menjauh dari pada Tuhan. Ia akan seperti semak  bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan yang menaruh harapannya pada Tuhan. Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau yang tidak kuatir dalam tahun kering dan yang tidak berhenti menghasilkan buah” (Yer. 17:5-8).

Hanya Allah yang telah menyatakan diriNya dalam Tuhan Yesus kekuatan kita, sumber pertolongan dan Juruselamat kita. Jangan andalkan yang lain karena di luar Tuhan Yesus hanya kesia-siaan.

Doa:       Tuhan Yesus, hanya Engkau penolongku, kekuatanku, keselamatanku sumber segala yang baik bagiku. Hanya kepadaMu aku berharap. Amin. (RP)