EVANGELISM EXPLOSION VERSUS PENGAKUAN IMAN HKBP

Sebelum kami memulai bagian ini, kami perlu sampaikan bahwa apa yang kami tulis tentang EE dan Pengakuan Iman HKBP  diatas hampir tidak ada yang kami tambahkan atau tafsirkan, hanya mencuplik saja dari bukunya.

Berikut ini akan kami coba melihat materi dan cara /metode penginjilan dari EE dipandang dari Pengakuan Iman HKBP.

Hidup Kekal atau Keselamatan

  • Menurut materi EE:

a1. Hidup kekal atau keselamatan itu adalah anugerah Allah

a2. Hidup kekal atau keselamatan tidak didapat karena usaha atau karena upah.

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari Buku Konfessi HKBP dijelaskan bahwa:

b1. Hanya karena kasih karunia Allahlah, melalui penebusan Yesus Kristus, ada jalan keselamatan bagi setiap orang.

b2. Tidak dapat diperoleh kelepasan dari dosa dengan jalan pekerjaan baik, atau dengan tenaga sendiri, hanyalah karena kemurahan Allah di dalam penebusan Yesus Kristus.

Untuk lebih jelasnya tentang uraian Hidup Kekal atau Keselamatan menurut Pengakuan Iman HKBP dapat dibaca uraian III, 3. butir c dan d diatas.

  • Tanggapan:

Pemahaman tentang Hidup Kekal atau Keselamatan menurut materi metode EE sama dengan pemahaman tentang Hidup Kekal atau Keselamatan menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996. Hidup Kekal atau Keselamatan itu adalah anugerah Allah, yaitu penebusan di dalam Yesus Kristus, jadi bukan usaha atau perbuatan manusia.

Manusia Berdosa

  • Menurut materi EE:

Dari uraian EE dijelaskan bahwa:

a1. Semua Manusia berdosa

a2. Manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri.

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian Konfessi HKBP  dijelaskan bahwa:

b1. Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, dosa itu masuk kepada semua turunannya. Oleh karena itu semua manusia lahir di dalam dosa dan diperbudakkan dosa dengan melanggar hukum Allah.

b2. Dosa itu menjadi dosa warisan bagi semua angkatan yang berikut, menjadikan manusia itu senantiasa dalam pencobaan, dikuasai oleh dosa (Roma 7:17), dan berhadapan dengan Allah hilanglah kehidupannya, manusia melawan dan berbalik dari Allah: hukum Allah dilanggarnya, manusia itu tidak malu melakukan dosa.

Untuk lebih jelasnya uraian tentang Manusia Berdosa menurut Pengakuan Iman HKBP dapat dibaca.

  1. Tanggapan:

Pemahaman tentang Manusia Berdosa dan ketidak mampuan manusia keluar

dari kungkungan dosa menurut materi metode EE sama dengan pemahaman menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996.

Menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996, semua keturunan Adam dan Hawa berdosa, karena dosa itu menjadi dosa warisan bagi keturunannya.

Manusia berdosa ini tidak dapat menyelamatkan dirinya, karena dosa itu telah

menguasai dan memperbudak manusia itu.

Allah

  • Menurut materi EE:

Dari uraian EE, terlihat bahwa:

Allah itu kasih dan adil. Allah menunjukkan kasih dan keadilan-Nya melalui pengorbanan diri-Nya didalam Yesus Kristus

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian dijelaskan bahwa Allah itu kasih dan juga adil.

  • Kasih Allah kepada manusia itu sangat besar, Allah tidak hanya menciptakan manusia itu, Dia juga memelihara, memerintah segala yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, dari awal hingga selama-lamanya.

Karena dengan karunia dan kasih Allahlah keselamatan dilaksanakan, yaitu dengan penebusan Anak-Nya yang tunggal, Tuhan Yesus Kristus yang mati di kayu salib.

  • Selain sifat Allah yang pengasih, Pengakuan Iman HKBP menjelaskan tentang kepribadian Allah, al.: Bahwa Ia tidak berawal dan bermula; Ia Mahakuasa; Ia Mahakudus; Ia pemarah terhadap orang yang tidak tunduk kepada Firman-Nya.
  • Tanggapan:

Diantara banyak sifat Allah, ada dua sifat Allah yaitu Kasih dan Keadilan yang disorot oleh EE dan hal ini juga termasuk sifat Allah dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996. Kedua sifat inilah yang mendorong Allah mengorbankan diri-Nya di dalam Yesus Kristus

Kristus

  • Menurut materi EE:

Dari uraian II.B butir 4 diatas terlihat bahwa:

a1. Yesus adalah Allah yang menjadi manusia

a2. Apa yang dilakukan-Nya

Yesus mati di kayu salib untuk menjalani hukuman atas dosa manusia, bangkit naik ke surga dan menawarkan hidup kekal kepada kita.

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian Buku Konfessi HKBP, butir a.; b. dan c. diatas dijelaskan bahwa:

b1. Yesus Kristus adalah Allah Anak. Yesus Kristus adalah penyataan Allah Bapa yang mengosongkan diri-Nya dan menjadi manusia, yang dilahirkan oleh Maria, dikandung dari Roh Kudus sebelum ada mengenal suami.[8]

Jadi terdapat dua sifat di dalam Yesus Kristus: Padanya terdapat Ketuhanan dan Kemanusiaan. Ia adalah Allah yang Benar dan manusia yang Benar.[9]

b2. Yesus Kristus menderita sengsara hingga mati di kayu salib, Dialah kesempurnaan korban pendamaian oleh Allah, karena dosa manusia. Dia turun kedalam maut, bangkit kembali dari kematian pada hari ketiga, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah Tuhan, Bapa-Nya. [10]

Yesus tersalib pada kayu salib, untuk melepaskan kita (manusia) dari dosa, dari maut dan dari kuasa iblis. Ia adalah kegenapan korban perdamaian kepada Allah untuk segala dosa manusia.[11]

Untuk lebih jelasnya uraian tentang Siapa yesus Kristus dan Apa yang dilakukan-Nya menurut Pengakuan Iman HKBP dapat dibaca uraian III.3, butir a.; b.; c. diatas

  • Tanggapan:

Pemahaman tentang Siapa Yesus dan apa yang dilakukan-Nya menurut materi metode EE sama dengan pemahaman menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996. Dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 di jelaskan bahwa Yesus adalah benar-benar Allah dan benar-benar Manusia. Yesus tersalib pada kayu salib, untuk melepaskan manusia dari dosa, dari maut dan dari kuasa iblis. Ia adalah kegenapan korban perdamaian kepada Allah untuk segala dosa manusia.

Iman

  • Menurut materi EE:

Dari uraian EE dijelaskan bahwa:

Hidup Kekal atau Keselamatan itu didapat melalui Iman, yaitu mengandalkan Yesus saja sebagai Tuhan dan Juru Selamat untuk memperoleh hidup kekal.

  1. Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian dijelaskan bahwa:

HKBP mengatakan: Jalan untuk menerima keselamatan adalah melalui iman yang dikerjakan oleh Roh Kudus, supaya pertobatan dan keampunan dosa yang disediakan melalui kematian-Nya dan kebangkitan-Nya dihayati, sehingga menjadi manusia baru. Iman yang demikianlah yang diperhitungkan Allah yang menjadi kebenaran manusia. Manusia hidup karena imannya walaupun dia jatuh ke dalam dosa, tetapi manusia yang percaya itu dipanggil Allah untuk menjadi Anak Allah dan menjadi mitra kerja-Nya dalam kerajaan Allah (1 Kor. 3:9).

HKBP meyakini bahwa Iblis maupun kuasa yang lain dari kekuasaan Kristus tidak berkuasa merampas keselamatan itu (Roma 8;38-39)

Untuk lebih jelasnya uraian tentang Iman ini menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 dapat dibaca uraian III.3, butir d. diatas

  1. Tanggapan:

Pemahaman tentang bagaimana caranya mendapatkan Hidup Kekal atau Keselamatan menurut materi metode EE sama dengan pemahaman menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996, yaitu melalui Iman.

Dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 di jelaskan bahwa Iman inilah yang diperhitungkan Allah sebagai kebenaran.

Perbuatan Baik.

Dari penjelasan diatas terlihat bahwa Hidup Kekal atau Keselamatan itu didapat melalui Iman, bukan usaha atau perbuatan baik.

Timbul pertanyaan: Kalau demikian, untuk apa perbuatan baik itu?

Berikut ini akan kita lihat mengenai perbuatan baik itu.

  • Menurut materi EE:

Dari uraian  dijelaskan bahwa

Kita melakukan perbuatan baik bukan untuk memperoleh hidup kekal, tetapi sebagai ucapan syukur kepada-Nya (Efesus 2; 10), dan sebagai buah dari keselamatan kita.

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian dijelaskan bahwa:

HKBP mengatakan bahwa Penampakan keselamatan itu dalam kehidupan orang percaya di dunia ini ialah kehidupan yang kudus, yang menghasilkan buah-buah Roh (1 Yoh 3:16; 2 Kor 8:9; Kis 4:12; Galatia 5:22).

Pengakuan Iman HKBP mengatakan bahwa umat HKBP harus memenuhi Hukum-hukum yang 10 itu (Dasatitah), tetapi hanya imanlah yang memberikan kehidupan bagi kita, bukan pekerjaan yang baik.

HKBP meyakini bahwa orang adalah sesat, jika diharapkan kebenaran, hidup, penghiburan dan sejahtera baginya, kalau diperbuat pekerjaan baik, karena Tuhan Yesuslah yang dapat mengampuni dosa dan mendamaikan manusia dengan Allah.

HKBP menekankan agar manusia rajin dan terampil bekerja, dan hasil pekerjaannya menjadi korban syukur bagi Allah dan memperhatikan orang yang kekurangan (2 Kor 9: 2-11)

Untuk lebih jelasnya uraian tentang Iman ini menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 dapat dibaca uraian III.3, butir e. diatas

Pemahaman tentang Perbuatan Baik dan kegunaannya menurut materi metode EE sama dengan pemahaman menurut Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996.

Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 menjelaskan bahwa Perbuatan Baik itu bukan untuk mendapatkan hidup Kekal atau Keselamatan, tapi sebagai ucapan syukur atas keselamatan yang sudah kita terima dan sebagai buah dari Iman.

Tentang perbuatan baik ini HKBP sangat tegas mengatakan bahwa adalah sesat, jika seseorang mengharapkan keselamatan dari perbuatan baik.

Keyakinan Keselamatan

  • Menurut materi EE:

Dari uraian  diatas dijelaskan bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus akan selamat dan keselamatan itu tetap. Keyakinan ini dilandaskan pada:

a1. Yohanes 6: 47 Yesus berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya barang siapa percaya ia mempunyai hidup yang kekal.”

a2. Yohanes 10: 28 “ Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tanganKu.”

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Dari uraian  diatas dijelaskan bahwa:

HKBP dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996 mengatakan bahwa pada saat Yesus datang untuk kedua kali nanti:

b1. Ia akan Menghakimi semua manusia.

Ia akan memanggil orang-orang yang percaya ke dalam hidup yang kekal (Mat 25:34); dan tempat dari orang-orang percaya akan menjadi kekal di hadapan Allah sampai selama-lamanya. (Mat. 25)[18]

b2. HKBP meyakini bahwa tidak ada keselamatan selain keselamatan yang dilakukan oleh Yesus Kristus dan hanya Yesus Kristuslah yang empunya orang yang diselamatkan-Nya. Iblis maupun kuasa yang lain dari kekuasaan Kristus tidak berkuasa merampasnya (Roma 8;38-39)[19]

  1. Tanggapan:

Apa yang terdapat dalam materi EE tentang keselamatan dan keyakinan keselamatan itu tertulis juga di dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996.

Cara Metode Penyampaian Injil.

  • Menurut materi EE:

Penyampaian Injil dengan metode EE ini selalu dimulai setelah ada dua pertanyaan Diagnostik, yaitu

a1. Seandainya Anda meninggal dunia hari ini, apakah anda yakin pasti masuk sorga?

a2. Seandainya Anda meninggal dunia hari ini dan berdiri dihadapan Allah dan Allah bertanya: “Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk surga-Ku?

Apa jawab Anda?

  • Menurut Pengakuan Iman HKBP:

Perintah atau anjuran untuk memberitakan Injil melalui perkataan tidak secara tertulis di sampaikan dalam Pengakuan Iman HKBP, tapi pemberitaan Iman melalui perbuatan sangat ditekankan seperti yang diuraikan dalam III.4.

Tanggapan:

  • Orang percaya tidak hanya mempraktekkan Iman, tapi juga perlu memperkatakan Iman itu
  • Metode diagnostiknya tidak selalu dimulai dengan kata-kata dalam pertanyaan tentang “mati”. Bisa juga dengan kata lain sesuai adat atau kebiasaan suku tertentu yang mungkin tabu dengan perkataan mati. Perkataan ini bisa diganti dengan kata; “seandainya nati kita meninggalkan dunia ini” atau seandainya nanti kita sudah tua, dan menghadap Tuhan… dll.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari uraian diatas kami simpulkan:

  1. Materi yang dipakai oleh EE untuk menyampaikan Injil, sepenuhnya terdapat dalam Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996.
  2. Metode Penginjilan melalui EE bisa “dikatakan” adalah Penjemaatan atau Penjelasan / Sosialisasi dari Pengakuan Iman HKBP 1951 &   kepada jemaat.

 

Dari uraian diatas dan dari Kesimpulan, kami sarankan bahwa Pelaksanaan Evangelism Explosion di HKBP perlu di kembangkan.

Pelaksanaan ini dapat dilaksanakan dengan 2 cara, yaitu:

  1. Pegajaran melalui Pemberitaan injil secara kelompok besar (mis: kaum Parompuan; kaum Ama) dengan durasi 1.00 jam. Tujuannya sebagai Penjemaatan Pengakuan Iman HKBP 1951 & 1996, perihal Manusia yang berdosa dan Keselamatan sebagai Anugerah Allah.
  2. Pelatihan untuk kelas khusus untuk dipersiapkan menjadi pemberita Injil, dengan durasi 40 jam.

Selengkapnya dapat didownload dari Halaman ini : https://marturiahkbp.files.wordpress.com/2015/11/pengajaran-ee-ditinjau-dari-pengakuan-iman-hkbp.docx